Kehilanganmu membuatku mengerti…

Jumat pagi di musim dingin, kuterbangun dengan sebuah rasa yang mulai terasa dan tak mau sirna sejak malam tadi. Seperti firasat, namun tak jelas ujung pangkalnya. Seperti biasa, Jumat pagi selalu berlalu begitu cepat. Tak dinyana waktu shalat Jumat-pun tiba. Kulangkahkan kaki menuju tempat shalat sambil berusaha meredam rasa gundah yang masih tak mau pergi.

Kebetulan Jumat ini juga minggu pertama di bulan Ramadhan di tahun ketigaku di negeri asing nan indah ini. Mendengarkan khutbah Jumat kali ini mendapat tantangan tambahan: hawa dingin, rasa lapar, dan rasa ‘galau’ di dada. Selepas ibadah mingguan itu, sedikit tergesa ku langkahkan kakiku kembali ke rumah. “Ibadah wajib” lain: menjemput anak dari sekolah sudah menanti.

Sesampainya dirumah, selepas menjemput malaikat-malaikat kecilku yang hobi berkicau, akhirnya rasa galau itu memilih tuan-nya. Bagaikan kabut tebal yang tersapu angin, akhirnya rasa galau itu dengan jelas dapat kumengerti. Ya, baru kusadar bahwa aku telah kehilanganmu. Aku telah kehilangan sesuatu yang selalu menemaniku selama bertahun-tahun. Dirimu yang setia menemani melalui berbagai puncak dan lembah kehidupan.

USB Flash drive yang tergantung bersama kunci rumah & garasi itu telah terjatuh entah dimana. Celakanya kunci garasi itu ternyata satu-satunya, tidak ada lagi back-up untuk dibuat duplikat. Terbayang denda dari LandLord kelak saat ia tau. Tidak hanya itu baru saja tersadar, di FlashDrive berisi cukup banyak informasi personal, catatan pribadi, no rekening, dan lain-lain. Baru sadar betapa bodohnya diri ini sembarangan meletakkan file-file penting di Flash Drive. Namun di root usb disk tersebut, saya juga meletakkan sebuah file text yang berisi sebuah pesan singkat: “This FlashDrive is belong to Taufik Sutanto, please return it if found lost to….. “. Di balik rasa cemas, ada setitik harapan semoga ia bisa kembali.

Jelas sudah makna firasat buruk di hari Jumat itu. Sabtu-Minggu berlalu dengan rasa yang dipenuhi harapan, semoga ada yang menghubungiku dan mengembalikan Kunci-kunci & flash Disk kesayanganku. Minggu sore sudah kuikhlaskan kejadian itu, walau rasa cemas sulit hilang, semoga informasi pribadiku aman dan siapapun yang menemukan memanfaatkan flashdrivenya, namun menghapus file-fileku.

Senin pagi terbangun sahur lewat alarm di HP. Ku lihat semalam ada no asing yang SMS. “Hi I found your keys and handy drive. You can pick it up at … after lunch -Tan”. Ah!!!….. Alhamdulillah, ternyata kami masih berjodoh.

Hikmah Penting: Kalau meletakkan file penting/confidential/personal di Flash Drive hendaknya di-encrypt!!!….

Leave a Reply