Gajah di Mataku

Di suatu siang ba’da┬ádzuhur di Mushala QUT, saya ber-bincang┬▓ dengan seorang sahabat:
X: “…kita biasakan senantiasa amal ma’ruf nahi munkar ya, mengajak kebaikan & melarang keburukan
TES: [dengan logika saya yang senewen saya bertanya] “menurut Bapak kalau saya mengajak kebaikan & melarang keburukan, tapi saya-nya sendiri tidak melakukan kebaikan & melakukan keburukan bagaimana?”

Sahabatku itu nampaknya sangat kaget dengan pertanyaan bodoh saya. Karena jelas orang yang seperti itu adalah munafik & sesat [juga nyebelin banget :v ].

Tapi kemudian saya melanjutkan dgn sebuah cerita:

Continue reading