Kehilanganmu membuatku mengerti…

Jumat pagi di musim dingin, kuterbangun dengan sebuah rasa yang mulai terasa dan tak mau sirna sejak malam tadi. Seperti firasat, namun tak jelas ujung pangkalnya. Seperti biasa, Jumat pagi selalu berlalu begitu cepat. Tak dinyana waktu shalat Jumat-pun tiba. Kulangkahkan kaki menuju tempat shalat sambil berusaha meredam rasa gundah yang masih tak mau pergi.

Continue reading